Lompat ke konten

MA AL-MASTHURIYAH

Home » Berita » Bimbingan Pranikah Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Madrasah Aliyah Al-Masthuriyah oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cisaat

Bimbingan Pranikah Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Madrasah Aliyah Al-Masthuriyah oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cisaat

Cisaat, Selasa 11 Februari 2025 – Dalam upaya membekali generasi muda dengan pemahaman yang benar tentang kehidupan berumah tangga, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cisaat menggelar Bimbingan Pranikah Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi siswa-siswi Madrasah Aliyah Al-Masthuriyah. Kegiatan ini berlangsung di aula madrasah dan dihadiri oleh para penyuluh agama Islam, guru, serta ratusan peserta didik.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja usia sekolah mengenai kesiapan mental, emosional, dan spiritual sebelum memasuki jenjang pernikahan. Selain itu, bimbingan ini juga membahas pentingnya membangun hubungan yang sehat, memahami hak dan kewajiban dalam pernikahan, serta bagaimana menghindari pernikahan dini yang dapat berdampak negatif pada kehidupan mereka di masa depan.

Menariknya, sebagian dari Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cisaat yang menjadi pemateri dalam kegiatan ini merupakan alumni dari MA Al-Masthuriyah. Hal ini memberikan kedekatan emosional antara pemateri dan peserta didik, karena mereka bisa berbagi pengalaman langsung mengenai perjalanan hidup setelah menempuh pendidikan di madrasah yang sama. Para penyuluh menekankan pentingnya kesiapan ilmu, mental, dan spiritual dalam menghadapi kehidupan rumah tangga.

Dalam pemaparannya, para penyuluh menjelaskan bahwa pernikahan bukan hanya sekadar ikatan antara dua insan, tetapi juga merupakan bentuk ibadah yang membutuhkan kesiapan dan tanggung jawab besar. Oleh karena itu, sejak usia remaja, mereka perlu dibekali dengan pengetahuan yang cukup agar dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Selain sesi ceramah dan diskusi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan seputar pernikahan, peran suami dan istri, serta tantangan dalam kehidupan berumah tangga. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, menandakan kesadaran mereka terhadap pentingnya bimbingan pranikah.

Kepala Madrasah Aliyah Al-Masthuriyah menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini dan berharap agar program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala. “Kami sangat berterima kasih kepada KUA Kecamatan Cisaat yang telah memberikan pembinaan kepada siswa-siswi kami. Semoga ilmu yang didapat dapat menjadi bekal bagi mereka dalam menghadapi kehidupan di masa depan,” ujarnya.

Bimbingan Pranikah Remaja Usia Sekolah (BRUS) ini merupakan bagian dari program edukasi yang dicanangkan oleh Kementerian Agama guna menekan angka pernikahan dini dan meningkatkan kualitas kehidupan berkeluarga di masa yang akan datang. Dengan adanya program ini, diharapkan para remaja dapat lebih memahami arti pentingnya kesiapan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan dan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak terkait masa depan mereka.

(Uje)